Pages

Selasa, 02 Oktober 2012

BELILAH BENIHNYA

Seorang wanita bermimpi masuk ke sebuah toko baru di pasar, dan terkejut, menemukan Tuhan di belakang toko.

“Engkau menjual apa di sini?” ia bertanya.

“Apa saja yang menjadi keinginan hatimu,” kata Tuhan.

Hampir tak berani percaya apa yang didengarnya, wanita itu memutuskan minta hal-hal paling baik, yang mungkin diinginkan seorang anak manusia.

“Aku minta ketenteraman hati dan cinta dan bahagia dan bijaksana dan bebas dari sakit.” katanya, kemudian ditambahkan lagi, “Tidak hanya untuk saya. Untuk semua orang di dunia.”

Tuhan tersenyum. “Kukira, engkau menafsirkan Aku salah Nak...” kata-Nya. “Kami tidak menjual buah disini. Hanya bibit.”

Kita punya bibit, bermacam macam bibit, dan bibit itu akan tumbuh, bisa di ladang yang tandus, bisa di batu keras, bisa pula di lahan yang subur, Supaya kita bisa menuai buah yang baik, sebaiknya mari kita tanam bibit yang baik , dari dalam jiwa dan batin kita, dan mari kita tanam dim lahan yang bagus dalam jiwa dan batin kita pula, dan kita pula harus merawat, menyemai hingga bibit itu tumbuh dan berbuah. Barang siapa menanam , akan menuai. Memang tkadang manusia hanya ingin yg serba instant , mereka lupa jika kita wajib menanam ,memelihara juga memupuk dg penuh kesabaran u mendapatkan buah .

0 komentar:

Poskan Komentar